Sebenarnya saya bukan penggemar sate Kambing, namun saya ingin mencoba mencicipi
sate kambing yang legendaris ini selagi saya traveling di Jogja. Sate Klathak, merupakan kuliner legendaris di jogja. Kenapa disebut sate klathak? karena sate kambing yang ditusuk menggunakan jeruji besi ini ketika dibakar akan berbunyi "klathak..klathak.." terlebih ketika ditaburi bumbu garam. Sate Klathak ini menjadi pelopor ikon kuliner di Jogja, dan seringkali menjadi destinasi kuliner wisatawan domestik maupun mancanegara. Seiring berjalannya waktu, warung sate klathak mulai banyak ditemui di Jogja, dan salah satu warung sate klathak yang tersohor adalah Sate Klathak Pak Pong yang terletak di Imogiri Bantul.
Awalnya saya tidak berani berekspektasi tinggi ketika sampai di Sate Klathak Pak Pong ini, karena bau ‘prengus’ kambing tercium di setiap sudut rumah makan ini. Saya gambling aja memesan beberapa menu andalan, mulai dari sate klathak, kicik, tongseng kepala kambing, sate kecap, nasi beserta es teh sebagai pelepas dahaga.
Awalnya saya tidak berani berekspektasi tinggi ketika sampai di Sate Klathak Pak Pong ini, karena bau ‘prengus’ kambing tercium di setiap sudut rumah makan ini. Saya gambling aja memesan beberapa menu andalan, mulai dari sate klathak, kicik, tongseng kepala kambing, sate kecap, nasi beserta es teh sebagai pelepas dahaga.






